2 days ago | Reblog
Menghargai

Ketika seseorang yang telah berjuang bersama mencapai impian memilih untuk pergi dan memutuskan untuk berjalan sendiri, hargailah. Mungkin sulit setelah apa yang telah dilewati bersama. Tapi yakinlah bahwa itu juga keputusan yang berat untuknya. Berjanjilah untuk bertemu kembali di puncak mimpi yang sama, meskipun hanya untuk saling tersenyum, menyapa.

we love you, Wu Yi Fan

2 days ago | Reblog
Rindu

Segenggam rindu yang tak pernah tuntas. Namun harus selalu dipupuk agar kita menghargai arti sebuah pertemuan.

@hennydwibhakti

3 days ago | Reblog
#red
#lyric
#taylor swift
Red

Touching him was like realizing all you ever wanted was right there in front of you
Memorizing him was as easy as knowing all the words to your old favorite song
Fighting with him was like trying to solve a crossword and realizing there’s no right answer
Regretting him was like wishing you never found out that love could be that strong

Losing him was blue like I’d never known
Missing him was dark grey all alone
Forgetting him was like trying to know somebody you never met
But loving him was red
Oh, red
Burning red

Red

by Taylor Swift

3 days ago | Reblog
Menemukan foto ini dan rindu kalian >,<
Sudah berapa banyak rencana liburan kita gagal? ketemu aja susah. . Setahun sekali bisa ketemu aja syukur-syukur.
Kangen liburan bareng kalian. Our time. Jalan nggembel gak jelas. Aku malu mengakuinya, terkadang aku merasa kesepian tanpa kalian. hahahaha. 

Menemukan foto ini dan rindu kalian >,<

Sudah berapa banyak rencana liburan kita gagal? ketemu aja susah. . Setahun sekali bisa ketemu aja syukur-syukur.

Kangen liburan bareng kalian. Our time. Jalan nggembel gak jelas. Aku malu mengakuinya, terkadang aku merasa kesepian tanpa kalian. hahahaha. 

5 days ago | Reblog
Saat bersamamu itu seperti kembang api. Selalu siap meledak kapan saja saat kamu mengatakan gombalan gak bermutu, tetapi membuat ku berwarna.

Saat bersamamu itu seperti kembang api. Selalu siap meledak kapan saja saat kamu mengatakan gombalan gak bermutu, tetapi membuat ku berwarna.

5 days ago | Reblog
Hanya ingn duduk berdua bersama. Menikmati segelas coklat panas. Ngobrol tentang apa saja.
Seperti biasa, aku yang banyak bercerita dan kamu yang banyak mndengarkan. Tapi terkadang kamu pun lebih banyak berkomentar tentang ku, dan aku menatap wajahmu dari samping. 

Hanya ingn duduk berdua bersama. Menikmati segelas coklat panas. Ngobrol tentang apa saja.

Seperti biasa, aku yang banyak bercerita dan kamu yang banyak mndengarkan. Tapi terkadang kamu pun lebih banyak berkomentar tentang ku, dan aku menatap wajahmu dari samping. 

5 days ago | Reblog
#family
#ayah
#home
rindu

Saat membaca bukunya Kurniawan Gunadi, tiba-tiba teringat sesuatu dan sangat merindukannya. Solat jamaah di rumah, bersama Ayah.

Musholah di rumah, cukup untuk 3 orang berjamaah. Biasanya kalau Ayah solat di rumah, aku bahagia melihat neliau jamaah dengan ibu. Aku duduk di sofa depan musolah yang menghadap ke televisi. Menyaksikan televisi yang volumenya dikecilkan ketika ada yang solat. Mata ku menatap televisi, tapi telinga ku fokus kepada bacaan solat Ayah yang menenangkan hati.

Ayah setiap senin-jumat pulang kerja sekitar jam 16.00. Solat zuhur dan ashar di masjid depan kantornya. Solat magrib dan Isya’ di masjid kampung. Solat subuh juga di masjid kampung. Biasanya setelah aku solat subuh dan sepulang Ayah dari masjid, Ayah akan mengaji di musolah. Terkadang aku mendengarkan bacaan Qur’an ayah dari kamar atau dari sofa dengan televisi menyala tanpa suara.

Saat sabtu-minggu yang merupakan hari libur, kebanyakan Ayah solat di masjid kampung. Kecuali harus pergi keluar rumah setelah waktu solat, Ayah akan solat di rumah.

Biasanya kalau ada jadwal rapat di kelurahan setelah solat magrib, Ayah akan solat di rumah. Jika ibu sedang berhalangan solat, Ayah akan mengajak ku “ayo bareng” dan aku yang biasanya solat magrib diawal waktu isya’ langsung bergegas wudhu. Dan kami solat berjamaah. Waktu yang selalu aku rindukan.

Setelah solat, aku mencium unggung tangannya, Ayah mengelus kepala ku. Kemudian Ayah berdzikir dan berdoa. Aku mengamati punggungnya sambil menggumamkan doa “Terima kasih untuk semuanya Ayah. Ya Allah, jagalah lelaki yang paling aku sayangi ini. Ampuni dosa yang kau catat karena dosa ku. Maafkan aku yang selalu menyertakan mu pada segala dosa ku”. 

Dan saat aku berjamaah dengan Ayah, kadang ibu yang duduk menunggu di sofa dengan televisi menyala tanpa suara. Aku yang keuar musolah terlebih dahulu dari pada Ayah, akan duduk di sebelah ibu kemudian meraih remote televisi dan menyalakan volumenya.

Aku merindukan saat-saat mendengar bacaan Ayah dan mencium punggung tangannya seusai solat. Yang paling aku rindukan dari rumah.

1 week ago | Reblog
don&#8217;t know why I love this picture &lt;3
his new hair with this candid pose.
Ini anak males banget ngantri. Di pom bensin rame, males ngantri. Di tempat makan rame juga mesti ngajak nyari tempat makan lain. Jadi ini pas nungguin ngantri donat (aku yang gantri) dan dia nyandar pose ditembok. Sambil nunggu donat ivy, njepret foto ini. Pas ditunjukin, dia minta dikirim foto ini juga :D

don’t know why I love this picture <3

his new hair with this candid pose.

Ini anak males banget ngantri. Di pom bensin rame, males ngantri. Di tempat makan rame juga mesti ngajak nyari tempat makan lain. Jadi ini pas nungguin ngantri donat (aku yang gantri) dan dia nyandar pose ditembok. Sambil nunggu donat ivy, njepret foto ini. Pas ditunjukin, dia minta dikirim foto ini juga :D

1 week ago | Reblog
#floating market
#floating
#market
#lembang
#me
#pink
#rain
#rainny
Hujan &gt;,&lt;

Hujan >,<

1 week ago | Reblog
Jangan dengarkan orang lain tentang pilihan dalam hidup kita. Karena kita yang menjalani. Dia hanya melihat dari luar.
—@hennydwibhakti